Pengertian zoologi

Posted: October 9, 2012 in Zoologi

ZOOLOGI

Pengetahuan tentang hewan penting pula diketahui bagi para penggiat alam bebas. Dimana hewan dapat dimanfaatkan dalam usaha untuk menambah bahan makanan dan dapat dijadikan penanda ke sumber air. Oleh karena itu maka perlu juga diketahui mengenai perihal hewan-hewan dan kehidupan mereka. Cabang biologi yang mempelajari tentang hewan disebut Zoologi. Namun dalam materi ini hanya membahas mengenai peranan hewan bagi penggiat alam bebas

Hewan dapat dikomsumsi sebagai makanan, namun sebelumnya diperhatikan dahulu bahwa :
– Pada umumnya hewan bersifat mobil.
– Ukuran tubuh hewan sangat bervariasi
– Hewan mempunyai pola pewaktuan aktivitasnya, dapat aktif di siang hari atau aktif di malam hari.

Hal-hal yang perlu diperhatikan tentang kehadiran suatu jenis hewan :
– Distribusi lokal dan regoinal serta kelimpahan populasi.
– Pengaturan fisiologis, respon, adaptasi struktural dan perilaku perubahan terhadap perubahan
– Perilaku dan aktivitas hewan dalam habitatnya.
– Perubahan-perubahan secara berkala (harian, musiman, dll) dari kehadiran aktivitas atau kelimpahan populasi hewan.
– Dinamika populasi dan komonitas serta pola interaksi-interaksi hewan dalam populasi dan komunitas.

Peran hewan

Sebagai sumber makanan

Hal yang perlu diperhatikan :
– Jenis hewan tersebut
– Tempat hidup atau habitatnya
– Ukuran tubuhnya
– Makanannya
– Pola tingkah laku hewan tersebut.

Hewan yang dapat dimakan antara lain :
– Mollusca (kerang-kerangan)
– Annelida (cacing)
– Insecta (serangga)
– Crustacea (udang-udangan)
– Pisces (ikan)
– Amfibia (katak)
– Reptilia (hewan melata)
– Mamalia (hewan menyusui)
– Aves (bangsa murung)

Penanda ke sumber air
– Hewan bertulang belakang (Vertebrata), jejaknya yang menuruni lembah biasanya menuju ke sumber air.
– Burung, jika terbang rendah secara langsung biasanya menuju ke sumber air dan jika terbangnya singgah-singgah biasanya berasal dari sumber air.
– Serangga, biasanya hidup tidak jauh dari sumber air.

HEWAN YANG BERBAHAYA DAN BERBISA

Hewan dapat pula menimbulkan bahaya bagi manusia. Hal ini dapat disebabkan jika ia merasa terganggu dan dengan alat pembela dirinya maka hewan tersebut menyerang. Adapun jenis hewan yang berbahaya dan berbisa yang bisa kita jumpai di alam terbuka adalah sebagai berikut :

– Nyamuk Malaria (Anopheles sp.)
– Agas
– Semut Api
– Tawon atau lebah (Apis sp.)
– Kelabang (Centripoda)
– Kalajengking (Heterometrus cyaneus)
– Pacet (Haemadipsa zeylanica) dan Lintah (Hirudineae sp.)
– Harimau (Panthera tigris) dan Macan Kumbang (Panthera pardus)
– Buaya (Crocodilla pororsus)
– Ular (Ophidia)

Beberapa petunjuk untuk mengidentifikasi ular berbisa :
– Tidak semua ular berbisa kepalanya segitiga, tetapi ular yang kepalanya segitiga adalah berbisa.
– Pada punggungnya berlunas sehingga membentuk garis punggung mulai dari belakang sampai ekor.
– Mempunyai kelenjar gigi bisa pada bagian kepala.
– Jika menggigit, meninggalkan bekas gigitan berupa dua buah lubang (gigi bisa).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s